Laman

Kamis, 09 Juni 2016

Macromedia Dreamweaver


Macromedia Dreamweaver adalah sebuah HTML editor profesional untuk mendesain secara visual dan mengelola situs web maupun halaman web. Bilamana kita menyukai untuk berurusan dengan kode-kode HTML secara manual atau lebih menyukai bekerja dengan lingkungan secara visual dalam melakukan editing, Dreamweaver mambuatnya menjadi lebih mudah dengan menyediakan tool-tool yang sangat berguna dalam peningkatan kemampuan dan pengalaman kita dalam mendesain web.
Teknologi Dreamweaver Roundtrip HTML mampu mengimpor dokumen HTML tanpa perlu memformat ulang kode tersebut dan kita dapat menggunakan Dreamweaver pula untuk membersihkan dan memformat ulang HTML bila kita menginginkannya.
Selain itu Dreamweaver juga dilengkapi kemampuan manajemen situs, yang memudahkan kita mengelola keseluruhan elemen yang ada dalam situs. Kita juga dapat melakukan evaluasi situs dengan melakukan pengecekan broken link, kompatibilitas browser, maupun perkiraan waktu download halaman web.

Fungsi Macromedia Dreamweaver 
·         Untuk mendesain situs web
·         Untuk membuat program berbasis web
·         Untuk membuat template blog
·         Untuk membuat situs web tanpa bersentuhan langsung dengan Bahasa pemogramana

Kelebihan Macromedia Dreamweaver
1.      Kemampuannya membuat halaman web yang terlihat konsisten.
Adobe Dreamweaver sudah terinstall beberapa template yang elegan dan menarik. Tentunya ini memudahkan anda yang ingin belajar membuat sebuah web namun anda belum mampu membuat design web sendiri. Jika anda ingin membuat lebih dari 10 halaman web dengan didasarkan design template tertentu maka web anda akan memiliki gaya halaman web yang sama dan terlihat konsisten dari halaman perhalaman.
2.       Kemudahan dan efisiensi dalam penggunaan
Program ini tidak hanya dirancang untuk anda yang sudah mahir dan mengerti bahasa pemrograma. Bagi anda yang belum mengerti bahasa pemrograman, anda bisa membuat halaman web dengan hanya cara mengklik atau drag and drop menggunakan mouse serta anda juga bisa melihat halaman html-nya selama  proses desain berlangsung. Atau yang lebih dikenal dengan sebutan WYSIWYG (What You See Is What You Get)
3.      Mudah untuk mengupload melalui FTP
Dreamweaver sudah dilengkapi dengan fitur FTP jadi setelah anda selesai membangun sebuah web, anda bisa langsung menguploadnya melalui FTP . FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork

Kekurangan Macromedia Dreamweaver
Selain memiliki kelebihan, Dreamweaver juga memiliki kerugian. Berikut ini kekurangan dreamweaver :
1.       Harga software original-nya mahal
Dreamweaver ini adalah dari segi harga. Dreamweaver CS5 dibandrol oleh Adobe sekitar $399. Harga yang mungkin terjangkau oleh kalangan tertentu saja.

MENGENAL HTML 5



Halo teman- teman sebelum kita belajar html kali ini saya akan membahas pengenalan HTML, fungsi HTML, konsep HTML, cara kerja HTML dan cara penulisan HTML dari dasar, pasti sudah pada tau dong apa itu HTML? HTML adalah singkatan Hyper Text Markup Language, Hyper Text Markup Language dapat kita kelompokan menjadi dua suku kata yaitu :
-          Hyper Text berarti teks aktif maksudnya adalah sebuah teks yang memiliki kemampuan dapat terhubung antara teks suatu halaman dengan halaman yang lain.
-          Markup Language menjelaskan bahwa dokumen HTML ini disusun oleh tag- tag markup dan setiap tag pada HTML menjelaskan perintah isi dokumen yang berbeda- beda.
Fungsi dari HTML ?
HTML adalah teknologi dasar yang digunakan untuk membuat dasar dari sebuah halaman web dengan menghubungkan teks / link antar halaman, memberi struktur dan membagikan informasi yang terkait dengan sebuah halaman web. Lalu kenapa HTML pada Web bisa menampilkan animasi- animasi dan efek-efek yang bagus?Hal itu dikarenakan Konten sebuah web selain teks dapat bermacam- macam seperti video, audio, gambar, dan agar tampilan web kita semakin menarik biasanya didalam sebuah web di tambahkan Javascript sebagai animasi, dan CSS (Cascading Style Sheet) sebagai pemberi make-up atau style.
Struktur HTML5 adalah sebagai berkut :

Penambahan Tag baru pada HTML5 (Semantic/Structural Elements baru pada HTML5)
<article> Mendefinisikan sebuah artikel
<aside> Mendefinisikan isi selain dari konten halaman
<bdi> Isolat bagian dari teks yang dapat diformat dalam arah yang berbeda dari teks lain di luar itu
<command> Mendefinisikan sebuah tombol perintah bahwa seorang pengguna dapat meminta
<details> Mendefinisikan rincian tambahan bahwa pengguna dapat melihat atau menyembunyikan
<summary> Mendefinisikan sebuah judul terlihat untuk elemen <details>
<figure> Menentukan mandiri konten, seperti ilustrasi, diagram, foto, daftar kode, dll
<figcaption> Mendefinisikan sebuah caption untuk elemen <figure>
<footer> Mendefinisikan footer untuk dokumen atau bagian
<header> Mendefinisikan sebuah header untuk dokumen atau bagian
<hgroup> Grup seperangkat <h1> untuk elemen <h6> ketika pos memiliki beberapa tingkat
<mark> Mendefinisikan teks ditandai / disorot
<meter> Mendefinisikan pengukuran skalar dalam kisaran dikenal (gauge)
<nav> Mendefinisikan navigasi link
<progress> Merupakan kemajuan tugas
<ruby> Mendefinisikan sebuah penjelasan ruby (untuk tipografi Asia Timur)
<rt> Mendefinisikan sebuah penjelasan / pengucapan karakter (untuk tipografi Asia Timur)
<rp> Mendefinisikan apa yang harus ditampilkan di browser yang tidak mendukung penjelasan ruby
<section> Mendefinisikan sebuah bagian dalam sebuah dokumen
<time> Mendefinisikan tanggal / waktu
<wbr> Mendefinisikan sebuah kemungkinan garis-break
<audio> Mendefinisikan isi suara
<video> Mendefinisikan sebuah video atau film
<source> Mendefinisikan beberapa sumber daya media untuk <video> dan <audio>
<embed> Mendefinisikan sebuah wadah untuk aplikasi luar atau konten interaktif (plug-in)
<track> Mendefinisikan trek teks untuk <video> dan <audio>
<canvas> Digunakan untuk menggambar grafik, dengan cepat, melalui scripting (JavaScript biasanya)
<datalist> Menentukan daftar yang telah ditentukan pilihan untuk kontrol input
<keygen> Mendefinisikan sebuah field kunci-pasangan generator (untuk bentuk)
<output> Mendefinisikan hasil perhitungan
Penghapusan Tag pada HTML5
<acronym>
<applet>
<basefont>
<big>
<center>
<dir>
<font>
<frame>
<frameset>
<noframes>
<strike>
<tt>
<u>

Sumber :

Reported Speech



Reported speech (also called indirect speech) is used to report what someone said to another person, but without using the exact words. Look at the example:

A friend, Bopha, says to you:
 • I went to the stasiun last night.

You say to someone else:
 → Bopha said (that) she had been to the stasiun the night before.

The verb 'said' is called a reporting verb. Other reporting verbs are: accuse, admit, advise, allege, agree, apologize, beg, boast, complain, deny, explain, imply, invite, offer, order, promise, reply, suggest and think. Using them properly can make what you say much more interesting and informative.

To report direct speech, a few changes are necessary; often a pronoun, tense, and adverb.


CHANGES WHEN REPORTING
1.      Change in Tenses
Move one tense backwards, see the list below:
 • Simple Present → Simple Past
 • Present Progressive → Past Progressive
 • Simple Past → Past Perfect Simple
 • Present Perfect Simple → Past Perfect Simple
 • Past Progressive → Past Perfect Progressive
 • Present Perfect Progressive → Past Perfect Progressive
 • Future: Be going to → was / were going to
 • Future: Will → Would
 • Conditional I (will) → Would

Note: could, should, would, might, needn’t, ought to, and used to do not change.

2.      Change in Adverbs
Time and place references often have to change. For examples,
 • today → that day
 • now → then
 • yesterday → the day before/ the previous day
 • … days ago → … days before
 • last week → the week before/ the previous week
 • next year → the following year/ the year after
 • tomorrow → the next day / the following day
 • here/there → there
 • this/that → that
 • these/those → those

3.      Change in pronouns
Pronouns have to be changed depending on who says what and in which situation. For examples,
 • She said, "I teach English online."
 → She said that she taught English online.

OPTIONAL CHANGES IN TENSE
            In some cases, it is not necessary to change the tense. But if you are not sure, YOU ARE ADVISED TO CHANGE ALL THE TIME. Let see each case and examples below.

1). The reporting verb (or introductory clause) is in Simple Present (e. g. He says that...), Present Continuous (e.g. She is saying that…), Present Perfect (She has said that...), and Future (She will says...). For examples:
Quoted: My friend says, "I'll meet you in Siem Reap.”
Reported: My friend says that he will meet me in Paris.
Quoted: Maly will say, “She will quit her present job.”
Reported: Maly will say that she will quit her present job.

2). Reporting something immediate after speaking, or which has just said. For example,
Quoted: “I never forget anything.”
Reported: You have just said you never forget anything.

3). Reporting facts or general truth. For examples,
Quoted: My friend said, "The sky is blue?"
Reported: My friend said the sky is/was blue.

4). Reporting something that is still true. For examples,
Quoted: "The National Museum is painted Red."
Reported: He said that the National Museum is painted red.
Quoted: “Ban Ki-moon is the UN Secretary General.”
Reported: He told me that Ban Ki-moon is the UN Secretary General.


sumber : http://grammarkit.blogspot.co.id/2013/04/reported-speech.html#.V1lyI32hpYR